Pengusaha Dito Mahendra Akan Ditetapkan dalam DPO

Comment
X
Share

POSKOTA.TV – Penyidik Bareskrim Polri telah menetapkan Mahendra Dito Sampurno atau Dito Mahendra sebagai tersangka. Pengusaha kaya itu jadi pesakitan terkait kasus kepemilikan sejumlah senjata api ilegal.

Sebelumnya Dito telah dipanggil penyidik untuk diperiksa sebagai tersangka, namun Dito tidak datang. Jika dipanggil lagi juga tidak datang, tidak menutup kemungkinan Bareskrim Polri akan memasukan Dito dalam daftar pencarian orang (DPO).

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandhani mengatakan, pihaknya akan memanggil kembali tersangka Dito sebagai tersangka. Jika tetap tidak datang maka Dito akan menjadi DPO. “Kalau nggak datang juga kami jadikan DPO,” kata Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro kepada wartawan, Senin (17/4/2023).

Bareskrim Polri telah menetapkan Dito sebagai tersangka setelah penyidik melakukan gelar perkara. Hadir dalam gelar perkara, perwakilan dari Inspektorat Pengawasan Umum Polri, Divisi Hukum Polri, hingga Divisi Propam Polri.

Hasilnya, pihak-pihak yang ikut dalam gelar perkara sepakat untuk menaikkan status hukum Dito Mahendra menjadi tersangka. “Sepakat menaikkan status Dito Mahendra dari saksi menjadi tersangka,” tegas Djuhandhani.

Tersangka Dito diduga menyimpan 9 jenis senjata api di rumahnya, yakni 1 pucuk Pistol Glock 17, 1 pucuk Revolver S&W, 1 pucuk Pistol Glock 19 Zev, 1 pucuk Pistol Angstatd Arms, 1 pucuk Senapan Noveske Refleworks, 1 pucuk Senapan AK 101, 1 pucuk senapan Heckler & Koch G 36, 1 pucuk Pistol Heckler & Koch MP 5 dan 1 pucuk senapan angin Walther.(Omi)

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *