Kuasa Hukum Zainal Abidin Siregar Gagal Merebut Kantor PT APMR&CLM Dari Manajemen Yang Sah

Comment
X
Share

POSKOTA.TV – Polemik terkait kasus tambang Nikel di Luwu Timur, Sulawesi Selatan yang menimpa direktur Utama PT Citra Lampia Mandiri (CLM) yaitu Helmut Hermawan.

Selain dirinya ditahan, kantor pusatnya juga direbut oleh pihak lawan. Kemudian belum lama ini, kantor PT CLM yang berada di Manhattan Square, Jakarta Selatan, berhasil dikuasai kembali oleh pendukung bahkan kakak dari Helmut Hermawan langsung yaitu David Dermawan bersama kuasa hukum dan tim.

Namun nahas, kantor yang berada di lantai 21 Manhattan Square tersebut didatangi tim kuasa hukum Zainal Abidin Siregar yaitu Husin Pongkor Simbolon memberikan somasi kepada David Dermawan pada Minggu (21/5/2023) kemarin.

David merasa sangat kecewa dengan keamanan dikantor adiknya, karena dirinya sudah menjelaskan bahwa pertemuan sudah dijadwalkan hari Senin kemudian dengan tiba-tiba 17 orang datang mengatasnamakan tim kuasa hukum Husin Pongkor Simbolon yang memberikan somasi kepada David Dermawan untuk mengosongkan kantor tersebut.

Menurut David, “bahwa hal ini sudah dijadwalkan hari Senin dan datang satpam mendatangi kami dan melaporkan bahwa ada yang mencari pak David dari pengacara, kemudian saya meminta kepada satpam pak lukita bahwa saya sedang tidak enak badan. Tiba-tiba 17 orang sudah berada didepan kantor dan membawa surat somasi, lalu saya jelaskan akan menelepon adik saya dulu dan menelepon istri adiknya mengatakan jangan menerima apapun karena kami ada dokumen,” kata David.

Tak hanya David sendiri, berbagai elemen ormas Betawi turut hadir melihat pimpinan dari Rais Laskar Suku Betawi mendapat ancaman dengan kedatangan yang diduga sekitar 17 orang mendatangi kantor Helmut Hermawan kemudian saat meminta penjelasan chief security yang diminta keterangannya mengapa bisa diizinkan masuk tanpa ada persetujuan dari David Dermawan, dihadapan para Ormas dirinya sangat kecewa.

“Pengelola tidak bisa menjaga hak konsumen, bisa kecolongan yang jelas saya sudah menyatakan permintaan tolong bahwa saya tidak bisa ketemu karena hari Minggu dan bukan jam kerja,” tutur David. Menurut keterangan anggota security, dia sudah menjalankan sesuai aturan Lukita.

Kemudian David mengatakan, bahwa saya tidak mengizinkan kenapa bisa diberikan masuk lewat Lift saya mau kepala chief security mengakui kesalahannya dan kenapa dibiarkan. Saya berharap chief security membuat pernyataan secara tertulis dan dibantu selaku pengacara Heny Susanti Sumantri SH., dan disaksikan di depan penduduk Betawi dan tokoh-tokoh Betawi.

“Beruntung ada rekan saya Panca yang monitoring rekannya dan pada datang semua dari Forkabi serta kalangan Ormas Betawi dengan perkiraan sekitar 300 orang mendatangi kantor Helmut Hermawan untuk membantu saya, dan saya juga menelepon polisi untuk datang dan kami menunggu kehadiran polisi dalam waktu kurang dari 30 menit satu persatu pihak Polsek serta jajaran dan TNI datang,” ucapnya.

Kemudian turut hadir pihak Polsek, Polres dan anggota TNI (Babinsa) juga pejabat setempat karena mendapat aduan pihak gedung The Manhattan Square dan bermusyawarah kepada David Darmawan untuk menjelaskan apa yang terjadi.

Setelah hasil diskusi meminta kepada Ormas untuk segera membubarkan karena sudah larut malam dan menjaga keamanan dan semua berjalan lancar kondusif. (oko)

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *