Mahfud MD bersama Denny Indrayana

Denny Indrayana Dapat Bocoran Putusan MK Soal Pemilu Darimana itu

Comment
X
Share

POSKOTA.TV – Mantan Wamenkumham, Denny Indrayana Mengungkapkan Mahkamah Konstitusi (MK) bakal memutuskan Pemilu kembali menggunakan sistem proporsional tertutup. Hal tersebut diungkap oleh Denny melalui akun sosial media Instagram pribadinya @dennyindrayana99 pada Minggu, 28 Mei 2023.

Tentu saja ini menjadikan pertanyaan darimana Denny dapat sumber keputusan tersebut. Denny juga mengaku mendapat sumber informasi dari orang terpercaya.

Menyikapi bocoran yang dikatakan Denny Indrayana soal putusan MK, lewat akun IG nya Menkumham Mahfud MD merinci, putusan MK tak boleh dibocorkan sebelum dibacakan. Info dari Denny ini jadi preseden buruk, bisa dikategorikan pembocoran rahasia negara. Polisi harus selidiki info A1 yang katanya menjadi sumber Denny agar tak jadi spekulasi yang mengandung fitnah.

Putusan MK itu menjadi rahasia ketat sebelum dibacakan, tapi harus terbuka luas setelah diputuskan dengan pengetokan palu vonis di sidang resmi dan terbuka. Saya yang mantan Ketua MK saja tak berani meminta isyarat apalagi bertanya tentang vonis MK yang belum dibacakan sebagai vonis resmi. MK harus selidiki sumber informasinya.

muh_daim, seorang netizel mengomentar, Mau tnya prof, mohon diberikan sy sdkit pencerahan, kira2 apa perbedaan dari dua peristiwa yaitu Denny Indrayana yg memberikan bocoran informasi MK dgn prof Mahfud sendri yg memberikan bocoran informasi juga terkait pencucian uang di kantor pajak, pdhal sama2 belum di umumkan/diputuskan oleh pihak berwenang bahwa itu benar atau tdk, terimakasih

Rupanya ada komentar lain datang dari nasatya_danisworo’s profile picture
Kita harus paham konteks caption Prof. Mahfud ini ya. Beliau ga menyerang Prof. Denny. Tapi menyerang dugaan peristiwa bocornya Putusan MK. Makanya harus ada investigasi bukan untuk membungkam Prof. Denny, melainkan untuk pastikan betul tidak info putusan itu bocor.

Denny menyebut Indonesia kembali ke dalam sistem Pemilu Orba dengan otoritarian dan koruptif. Denny menyebut pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bermasalah dan dihadiahi perpanjangan jabatan selama satu tahun.

Juru Bicara Mahkamah Konstitusi (MK) Fajar Laksono mengaku belum mengetahui informasi hasil keputusan soal Pemilu 2024.

Adapun, Mahkamah Konstitusi (MK) sudah mengumumkan sidang pemeriksaan JR soal sistem pemilu telah selesai dilaksanakan. Dalam waktu dekat, MK rencananya akan memutuskan nasib sistem Pemilu 2024, apakah menggunakan tetap proporsional terbuka atau kembali proporsional tertutup.

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *