AKBP Imam Imanudin

Seorang Anggota DPRD Bersama Kepala Desa di Bogor Dibui Karena Melakukan Penggelapan

Comment
X
Share

POSKOTA.TV – Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin membenarkan ada anggota DPRD Kabupaten Bogor yang ditahan di sel Mako Polres Bogor.

Oknum DPRD Kabupaten Bogor berinisial EK, yang menjadi tersangka dugaan penggelapan atau penipuan, merupakan pensiunan Polri.

EK, politisi PPP ini ditahan bersama Kepala Desa Cibinong, Kecamatan Gunung Sindur berinisial HM. Keduanya ditahan di Rutan Mako Polres Bogor demi kelancaran proses pemeriksaan.

Kepada wartawan Selasa (30/5/2023) di Polres Bogor, AKBP Iman mengatakan, oknum DPRD Kabupaten Bogor EK akan mengikuti sidang Mahkamah Kehormartan Dewan (MKD).

“Tersangka EK dipinjamkan, karena akan mengikuti sidang etik. Pada akhir pekan lalu, Suhardi selaku kuasa hukum PT Jaya Protindo mengadukan permasalahaannya ke Ketua dan Pimpinan MKD,” ujar AKBP Iman.

Kapolres menegaskan, Polri tidak akan masuk dalam sidang kode etik. Itu persoalan politik. Polres Bogor fokus di masalah hukum.

Orang nomor satu di jajaran kepolisian Kabupaten Bogor ini menuturkan, tersangka EK dan HM sudah ditahan sejak beberapa waktu lalu, tepatnya, di awal pekan kemarin.

Menurutnya, penyidik Sat Reskrim Polres Bogor sedang membenahi berkas, untuk selanjutnya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor. “Setelah ditahan, berkas kedua tersangka sedang dilengkapi untuk selanjutnya dilimpahkan ke Kejaksaan,” ujarnya.

Ketua Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Bogor, Usep Saefullah kepada wartawan mengatakan, pihaknya sudah memproses pengaduan dari kuasa hukum PT Jaya Protindo.

BKD menurut Usep, pekan ini akan memanggil EK, untuk dimintai klarifikasi atas aduan yang diterima dari pihaknya.
“Kami memintai keterangan EK karena Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Bogor harus menjaga marwah, termasuk perilaku anggota legislatif. Oleh karena itu, kami memproses pengaduannya,” kata Usep Saefullah.

AKBP Iman Imanudin mengatakan, dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dan atau pemalsuan yang melibatkan oknum anggota DPRD Kabupaten Bogor berinisial EK ini merugikan banyak orang.

Informasi yang dihimpun Poskota, EK dilaporkan ke kepolisian Polres Bogor dengan nomor : LP/B/2327/XII/2022/JBR/RES BOGOR pertanggal 19 Desember 2022 ini meraup keuntungan Rp20 milyar.

Modusnya, tersangka menjual lahan fiktif ke konsumen dengan janji akan dibangun perumahan.
Setelah konsumen menyetor uang dengan nominal bervariasi mulai dari Rp300 juta hingga Rp500 juta, tersangka EK tidak membayar kepada pemilik tanah.

“EK jual lahan orang dengan alasan bangun perumahan. Begitu orang setor uang muka, dia nggak bayar ke pemilik lahan. Uang dia pakai sendiri. Sebenarnya total semua uang masuk itu sekitar Rp20 milyar,” kata salah satu korban yang juga membenarkan jika politisi PPP ini adalah pensiunan Polri.

Korban juga mengaku, perkara ini ditangani Sat Reskrim Polres Bogor sejak 27 Maret 2023 lalu. Tersangka EK yang terancam pasal 378, 372 dan atau 263 KUHP terbukti dalam pemeriksaan menerima pembayaran jual beli empat bidang tanah di Desa Cibinong, Gunung Sindur dengan nilai hampir Rp20 miliar dari perwakilan pihak perusahaan PT JP. (yopi)

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *