Islah Bahrawi

Tiga Intelijen Indonedsia yang Punya Kemampuan Diatas Rata-rata

Comment
X
Share

POSKOTA.TV – Berbicara tentang dunia intelijen di Indonesia, ada 3 orang yang paling saya kagumi. Pertama, almarhum LB. Moerdani. Apapun rahasia yang beliau ketahui, hanya “pecah di perut” hingga terbawa ke alam kubur. Yang kedua adalah Abdullah Mahmud Hendropriyono, atau yang dikenal dengan pak Hendro. Tokoh intelijen yang dikenal paling rinci dan rapi dalam mengendalikan sebuah operasi. Nah, yang ketiga adalah Kepala Detasemen Khusus 88 Anti Teror hari ini, Irjenpol. Marthinus Hukom.

Nama yang disebut belakangan adalah seorang perwira tinggi kepolisian yang hampir sejak awal berkarir sebagai intelijen dan analis intelijen. Pak Marthinus terlibat dalam berbagai operasi Satgas Bom (lembaga anti teror sebelum Densus 88 terbentuk); memetakan, memantau, mengejar dan menangkap ratusan target teroris. Di antaranya adalah Ali Imron, Amrozi, Nasir Abbas, Imam Samudra, Dr. Azahari dan Noordin M. Top.

Pak Marthinus sempat mengalami masa peralihan dalam dunia intelijen. Mulai dari masa kekuatan intelijen yang hanya mengandalkan “Human Intelligence”, hingga era operasi intelijen yang menggabungkan manusia dan teknologi digital (IT intelligence). Sehingga kemampuannya dalam bidang intelijen sangat adaptif dan komplit.

Sebagai Kadensus, pak Marthinus menerapkan keilmuan intelijennya di Densus 88. Latar belakangnya sebagai praktisi dalam dunia intelijen, membuat pak Marthinus betul-betul mewarnai kinerja Densus 88 hari ini. Insting intelijennya yang kuat, nampak mengalir dalam operasional Densus 88 di bawah kepemimpinannya.

“Pada dasarnya dunia intelijen juga bertumpu kepada insting, dan insting yang kuat akan terbentuk secara alami dari pengalaman berlapis-lapis di lapangan,” kata pak Marthinus.

Selamat bertugas pak Kadensus. Mari jaga Pancasila dan keutuhan NKRI. Kita lawan radikalisme, ekstremisme dan terorisme bersama seluruh masyarakat. Dikutip dari IG Islah Bahrawi

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *