Budiman Sujatmiko Ternyata Beda Banyak Dengan Soe Hok Gie

Comment
X
Share

POSKOTA.TV – Soe Hok Gie adalah aktivis angkatan 66 yang legendaris dan masih dihormati sampai sekarang. Aktivis dahsyat berdarah Cina ini bahkan menjadi “barometer” (integritas dan kelas) untuk seorang aktivis. Gie, panggilan akrabnya semasa hidup, mati muda – dan justru membuatnya jadi legenda.

Barometer itu mewujud dalam kepribadian dan sikap hidupnya: ugahari, brilian, jujur, lurus, berani, idealis, konsisten. Semua karakter itu dalam tataran luarbiasa, bukan cuma biasa-biasa saja. Dia bahkan berani telentang di depan tank tentara untuk menghentikannya dalam sebuah demonstrasi menentang rezim Orde Lama.

Ketika Orla terguling, dan Soeharto (Orba) berkuasa, Gie juga tak segan serta berani menentangnya karena mulai menyeleweng. Tatkala banyak temannya yang idealismenya luntur dan mulai memeluk kekuasaan menjadi anggota DPR, Gie mengirimkan gincu, bedak dan kutang kepada teman-temannya itu. “Agar kalian tampil manis di depan penguasa” – pesannya.

Gie lurus dan mengerikan. Itu yang menyebabkan ia disegani, sekaligus dihormati dan dicintai. Itu pula sebabnya dia menjadi barometer tokoh mahasiswa dan aktivis sampai hari ini.

Budiman Sujatmiko, dulu dianggap mirip-mirip Soe Hok Gie. Setidaknya mendekati ketokohan Gie. Tapi ternyata meleset. Jauh.
Saya kira dia Gie! Sindiran nylekit ini dikutip dari instagram herry.tjahjono pada Selasa (25/7/23)

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *