Irjen Suwondo: Hasil Tes DNA Mahasiswa UMY Korban Mutilasi Identik dengan Orang Tuanya

Comment
X
Share

Poskota.tv–Hasil tes DNA terhadap mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) korban mutilasi, Redho Tri Agustian cocok atau identik dengan orang tua korban. Redho Tri Agustian dibunuh disertai mutilasi oleh Waliyin dan RD yang potongan tubuhnya dibuang di beberapa lokasi.

Hal itu dikatakan Kapolda DIY Irjen Suwondo Nainggolan terkait hasil tes DNA korban. “Hasil DNA khususnya terkait dengan darah sudah dilakukan dan hasilnya  identik dengan orang tuanya. Kita kan patokannya itu ya,” ujar Irjen Suwondo, Senin (31/7/2023).

Sementara kedua pelaku mutilasi yang sebelumnya menjalani pemeriksaan psikologi forensik, kata Suwondo bahwa kedua pelaku Waliyin dan RD sama-sama sadar, tidak dalam pengaruh apa pun saat melakukan mutilasi terhadap Redho. “Para tersangka melakukannya dalam kondisi sadar,” tegas Kapolda Suwondo.

Diketahui sebelumnya, Redho Tri Agustian yang merupakan mahasiswa UMY telah menjadi korban mutilasi kedua tetsangka tersebut. Untuk menhilangkan jejak, potongan tubuh Redho dibuang di lokasi terpisah.

Dengan hasil ini, penantian keluarga besar, Redho Tri Agustian (20), mahasiswa FH-UMY 2021, asal Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang dibunuh oleh Waliyin dan RD, segera berakhir. Pihak keluarga akan membawa pulang jenazah korban.

Dalam kasus ini, sebelumnya polisi sebenarnya sudah menemukan kecocokan antara sidik jari korban dengan rekaman sidik jari Redho yang dilaporkan hilang. Kecocokannya 99 persen.

Polisi juga menemukan beberapa benda di sekitar lokasi kejadian. Keluarga juga sudah menyatakan bahwa benda-benda itu milik Redho. “Kemudian ada baju kaos, celana pendek, sandal gunung, dan oleh keluarga korban dipastikan barang tersebut merupakan barang milik pribadi korban,” ujarnya.

Namun, untuk menyatakan identitas korban, polisi membutuhkan sebuah pembuktian secara scientific. Salah satunya melalui tes DNA yang juga ternyata identik.

Potongan tubuh korban ditemukan di sejumlah wilayah di Sleman. Polisi telah menangkap 2 pelaku mutilasi berinisial W (29) dan RD (38), saat melarikan dari Bogor, Jabar, pada 15 Juli 2023 lalu.(Om)

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *