Ratusan Kelapa Keluarga di Rusunawa Marunda Direlokasi

Comment
X
Share

POSKOTA.TV- Sebanyak 451 kepala keluarga (KK) penghunin Cluster C Rusunawa Marunda, direlokasi ke Rusunawa Nagrak, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Untuk membantu perpindahan dan mempercepat pemidahan warga ini, pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengerahkan bantuan mobil dan tenaga pengangkutan.

Kepala Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) Wilayah II Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukkman (PRKP) DKI Jakarta, Uye Yayat Dimiati mengakui adahya ratusan warga di rusunawa Marunda dipindahkan. Ini dilakukan setelah proses relokasi diawali dengan tahapan pengundian dan sosialisasi yang telah ditampungkan akhir pekan lalu.

‘Dari awal pekan ini, warga mulai pindah menempati unit mereka di Rusun Nagrak. Jadi proses relokasi mereka kita bantu mulai dari pengangkutan hingga tenaga angkutnya. Prosesnya kita sesuaikan dengan kesiapan warga,” katanya, Rabu (6/9).

Saat ini kata Uye, bagi warga yang direlokasi ke Rusun Nagrak tidak dikenakan sewa sesuai peraturan gubernur dari COVID-19. Mereka hanya akan menanggung biaya penggunaan listrik ke PLN dan penggunaan air ke PAM.

Dipastikannnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan memfasilitasi transportasi bagi anak penghuni rusun yang bersekolah di dekat kawasan lama tempat tinggalnya. Hal ini akan berlangsung hingga revitalisasi Cluster C Rusun Marunda rampung dilaksanakan.

“Revitalisasi oleh Dinas PRKP sedang berproses. Tahapan awal penghapusan aset dahulu,” imbuhnya.

Sementara itu Camat Cilincing, Anita Permata Sari mengatakan, aktifitas perpindahan warga Cluster C Rusun Marunda yang direlokasi ke Rusun Nagrak dimulai sejak Senin (4/9). Pihaknya belum bisa memastikan kapan tahapan relokasi rampung lantaran bergantung kesiapan warga.

“Untuk melakukan pemindahan, sebanyak 7 unit kendaraan pick up dari kelurahan dan satu unit truk dari Satpol PP Kecamatan disiagakan. Selain itu Satpol PP tingkat kota menyiapkan dua unit truk berikut tenaga sopir untuk membantu relokasi warga,”terangnya.

Sedangkan Lurah Marunda, Agung Dian Cahyono mengatakan, sejak Senin (4/9) lalu pihaknya mengerahkan sebanyak 10 petugas PPSU untutk membantu warga. Selama ini proses perpindahan berjalan dengan kondusif.

“Tadi pihak warga dan UPRS juga tengah membahas bagaimana penyelesaian pengangkutan siswa. Nanti mungkin akan di kordinasikan dengan Perhubungan sebagai solusi,” tandasnya. (Wandhy)

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *