Program Jumat Curhat Kapolda DIY Suwondo Banyak Dirasakan Mamfaatnya oleh Warga 

Comment
X
Share

Poskota.tv–Program Jumat Curhat yang dilakukan Kapolda DIY Irjen Suwondo Nainggolan banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang mendapat kesempatan memberikan masukan, saran, kritik dan usulan.

Satu bukti nyata adalah Dirlantas Polda DIY Kombes Alfian Nurizzal dan jajaran yang menjawab keluhan warga disabilitas dalam pengurusan SIM.

Dirlantas Kombes Alfian Nurizzal melakukan pendampingan proses pemeriksaan kesehatan bagi penyandang disabilitas dari Kulon Progo untuk persyaratan penerbitan SIM di RS Bhayangkara Polda DIY, pada Rabu (13/9/2023).

Pendampingan ini merespons curhatan masyarakat disabilitas terkait layanan kepolisian yang disampaikan langsung kepada Kapolda DIY Irjen Suwondo Nainggolan pada saat Jumat Curhat di salah satu cafe di Yogyakarta pada Jumat (8/9/2023) lalu.

Curhatan para penyandang disabilitas terkait kesulitan dalam mendapatkan pelayanan kepolisian khususnya pembuatan SIM terutama terkait pemeriksaan kesehatan di RS di Yogyakarta yang jaraknya jauh.

Menindaklanjuti hasil Jumat Curhat itu, Dirlantas Kombes Alfian Nurizzal melakukan pendampingan proses pemeriksaan kesehatan bagi penyandang disabilitas sebagai syarat untuk membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) pada Rabu (13/9/2023).

Bertempat di RS Bhayangkara, pemeriksaan tersebut diikuti 19 orang penyandang disabilitas yang berasal dari Kulon Progo.

Sebelumnya, para penyandang disabilitas mengeluhkan kendalanya dalam mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan untuk pembuatan SIM D dalam program Jumat Curhat yang dipimpin langsung oleh Kapolda DIY Irjen Suwondo Nainggolan.

Saat ditemui pewarta, Dirlantas Polda DIY mengungkapkan bahwa pendampingan ini merupakan usaha kepolisian dalam meningkatkan pelayanan terhadap penyandang disabilitas.

“Hari ini, Rabu (13/9/2023), kami menindaklanjuti curhatan saudara kita para penyandang disabilitas, dalam hal ini adalah pendampingan dalam proses pemeriksaan kesehatan sebagai persyaratan membuat SIM D”, ungkap Kombes Pol Alfian.

Kombes Alfian menuturkan bahwa hasil pemeriksaan tersebut menunjukkan bahwa 19 penyandang disabilitas yang diperiksa dinyatakan memenuhi persyaratan dalam pembuatan SIM.

“Hasilnya 19 orang yang mengikuti pemeriksaan kesehatan ini terbilang bagus sekali, karena dinyatakan memenuhi syarat dalam membuat SIM D. Sepeti Bapak Sutrisno, yang telah memiliki keahlian dalam mengemudikan kendaraan Bus AKAP, dalam pernyataannya ia sudah mengemudikan selama 12 tahun. Saat ini Sutrisno beralih profesi dan mengendarai Truck Colt Diesel roda 6,” ungkap Alfian.

“Terkait dengan tuna rungu dinyatakan dapat memenuhi persyaratan mendapatkan SIM, karena masih dapat mendengar dan dibantu alat bantu dengar,” tambah Alfian.

Kegiatan pendampingan ini akan dilaksanakan kembali sesuai jadwal, pada Kamis 14 September 2023 di Yogyakarta, Senin 18 September 2023 di Gunungkidul, Selasa dan Rabu 19-20 September 2023 di Sleman dan pada Kamis 21 September 2023 di Bantul.

Kapolda Irjen Suwondo Nainggolan menyatakan pihaknya siap memfasilitasi dengan memberangkatkan secara bersama para penyandang disabilitas yang akan melakukan pemeriksaan kesehatan untuk persyaratan SIM.

Kabidhumas Polda DIY Kombes Nugroho Arianto mengatakan, Dirlantas Polda DIY melaksanakan pendampingan pemeriksaan kesehatan kepada warga penyandang disabilitas, hal ini sebagai bentuk tindakan nyata Polda DIY dalam merespons keluhan masyarakat secara cepat dan nyata.(Omi)

Teks foto: Dirlantas Polda DIY Kombes Alfian Nurizzal mendampingi warga disabilitas untuk pengurusan surat kesehatan di rumah sakit di  Yogyakarta sebagai syarat untuk pembuatan SIM 

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *