Yuuk…Diet Anti Inflamasi

Comment
X
Share

POSKOTA.TV -Tahukah kamu apa itu diet anti-inflamasi?
Diet anti inflamasi merupakan sebuah pola makan yang diduga dapat membantu mengurangi risiko penyakit yang bakal berhubungan dengan peradangan kronis. Sementara itu, peradangan sendiri merupakan respons normal terhadap infeksi atau suatu penyakit.

Dalam menjalani diet anti inflamasi, kamu perlu mengetahui lebih dulu apa itu diet tersebut. Tak hanya itu saja, terdapat cara melakukannya yang tak kalah penting untuk kamu tahu agar penerapannya berguna bagi kesehatan tubuh.

Diketahui bahwa pola makan anti inflamasi yang khas ialah mencakup banyak buah-buahan, biji-bijian, protein tanpa lemak, hingga lemak sehat.
Sementara itu, saat kamu ingin menerapkan pola diet anti inflamasi kamu perlu menghindari beragam makanan kemasan, makanan manis, serta daging merah olahan.
Berikut ini adalah pedoman atau cara yang bisa diikuti selama kamu menjadi diet anti inflamsi, seperti yang dilansir dari Verywellhealth:
1. Makanlah lima hingga sembilan porsi buah dan sayuran kaya antioksidan setiap hari.
2. Gantikan daging merah dengan unggas tanpa lemak, ikan, kacang-kacangan, dan lentil.
3. Ganti margarin dan mentega dengan lemak yang meningkatkan kesehatan seperti minyak zaitun.
4. Kurangi asupan biji-bijian olahan seperti roti putih, makanan asin, dan kue kering, dan pilih lebih banyak biji-bijian kaya serat seperti oat, quinoa, beras merah, dan pasta.
5. Gunakan ramuan anti inflamasi seperti bawang putih, jahe, dan kunyit daripada membumbui makanan Anda dengan garam.
6. Jangan menggoreng makanan, pilihlah masakan yang dipanggang, direbus, atau direbus.

Di sisi lain, manfaat yang bisa kamu dapatkan ketika mengonsumsi makanan anti inflamasi adalah membantu menurunkan risiko kesehatan tubuh yang berhubungan dengan peradangan.
Melalui diet anti inflamasi, kamu bisa terhindar dari penyakit seperti obesitas, diabetes, kanker, radang sendi, penyakit radang usus, dan penyakit jantung.
Demikian informasi mengenai diet anti inflamasi yang bisa kamu ketahui. Setelah membaca sejauh ini, tertarik untuk menerapkannya?. (admin)

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *