Jelang Pemilu 2024, Ribuan ASN Pemkab Purwakarta Sepakat Teken Fakta Integritas Netralitas

Comment
X
Share

PURWAKARTA – Ribuan aparatur sipil negara (ASN) secara antusias mengikuti Kegiatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta, melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dengan thema Sosialisasi Netralitas ASN menjelang Pemilu 2024, di Hotel Aston by Harper, Desa Bungursari, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Rabu (11/10/2023)

Dalam agenda sosialisasi tersebut, juga dilakukan penandatanganan Fakta Integritas Netralitas ASN dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) beserta Bawaslu Kabupaten Purwakarta.

Kegiatan penandatanganan Fakta Integritas Netralitas ASN tersebut di pimpin langsung Penjabat atau Pj Bupati Purwakarta, Benni Irwan dan dihadiri Forkopimda, Bawaslu, para Kepala Perangkat Daerah, Camat, Lurah serta ASN dilingkungan Pemkab Purwakarta, baik hadir langsung maupun yang mengikuti secara virtual.

Penjabat Bupati Purwakarta, Benni Irwan mengatakan, penandatanganan fakta integritas netralitas ASN menjelang Pemilu 2024 adalah kegiatan yang sangat penting terutama bagi jajaran ASN yang ada dilingkungan Pemkab Purwakarta. Mengingat kedepan adanya kegiatan yang sangat penting yakni, Pileg yang bersamaan dengan Pilpres dan Pilkada serentak.

“Kita perlu mempersiapkan langkah-langkah dan tahapan-tahapan untuk memastikan agar Pemilu tersebut dapat berlangsung sebagaimana yang diharapkan, ” kata Benni, Rabu 11 Oktober 2023.

Ia menjelaskan, saat ini pemerintah menetapkan empat indikator agar bagaimana pelaksanaanpesta demokrasi itu dapat dilaksanakan dengan baik.

“Ini harus menjadi perhatian bagi kita bersama, karena ini tidak bisa dilakukan oleh pemeeintah sendiri, ” jelasnya.

Selama ini, lanjut Benni, ASN di Purwakarta dapat melaksanakan tugasnya sesuai dengan aturan-aturan yang ada. Merujuk kepada undang-undang ASN dan undang-undang tahun 2014 tentang aturan-aturan lainnya, baik secara umum maupun secara teknis sesuai dengan kebijakan sektor Masing-masing dalam melaksanakan tugasnya.

Dalam konteks Pemilu, sambung Benni, ada tambahan subtansi yang harus menjadi perhatian ASN yaitu, soal netralitas. Dan upaya-upaya untuk menegakan dan melaksanakan prinsip-prinsip netralitas itu sudah jauh-jauh hari disampaikan kepada ASN.

“Semua regulasi dan aturan sudah disampaikan kepada seluruh ASN di Purwakarta. Kalau ada sedikit gejolak itu langsung dipanggil oleh pembina kepegawaian, baik itu dari BKPSDM, Inspektorat maupun Sekretaris Daerah, ” ujar Benni.

Menurut Benni, kegiatan hari ini bertujuan menyegarkan kembali tentang netralitas ASN, dengan menfhadirkan nara sumber dari KASN dan Bawaslu Kabupaten Purwakarta.

“Saya berharap, pesan-pesan yang disampaikan oleh narasumber ini, selain dari aturan tapi juga ada titik-titik kritis yang harus dipahami oleh para ASN. Mudah-mudahan upaya ini bisa kembali mengingatkan para ASN dilungkup Pemkab Purwakarta, ” harapnya.

Benni juga menegaskan, janfan sampai sudah diberitahu dan di ingatkan, tetapi masih ada yang genit-genitan.

“Jika masih ada yang genit-genitan, saya rasa sanksi sudah perlu kita berikan dan saya berkomitmen untuk melaksanakan gal itu, ” tegasnya.

Selain menjaga netralitas, Penhabat Bupati Purwakarta pun mengajak semua ASN dilingkup Pemkab Purwakarta memastikan, mendorong adanya peningkatan partisipasi dari masyarakat dalam mengikuti setiap proses dan tahapan Pemilu 2024 mendatang.

“Bagaimana kita mau mengajak masyarakat dewasa dalam berpolitik kalau ASN sendiri tidak bisa menjaga netralitas, ” pungkas Benni Irwan.(fuljo/Christ)

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *