Video dan foto kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan Leon Dozan (24)terhadap kekasihnya, Rinoa Aurora alias RNA, viral di media sosial.

Aktor Leon Dozan Ditangkap Polisi atas Dugaan Aniaya Kekasih dan Penistaan Institusi Polri

Comment
X
Share

POSKOTA.TV– Artis Leon Dozan menyandang dua status tersangka sekaligus. Selain kasus penganiayaan terhadap kekasihnya Rinoa Aurora Senduk, Leon Dozan juga terjerat kasus penghinaan terhadap institusi Polri.
Adapun, laporan kasus penghinaan terhadap institusi Polri ini diterbitkan oleh anggota kepolisian setelah mempelajari video yang viral di media sosial.

“Ya tersangka (penganiayaan dan penghinaan Polri). Kami menerapkan Pasal 207 KUHP terhadap tersangka atas penghinaan institusi,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, kepada wartawan, Jumat (17/11/2023).
Dalam video yang beredar, Leon sedang memiting aktris Rinoa Aurora Senduk di area parkiran mobil. Aurora hanya bisa menangis menghadapi tingkah sang kekasih.

Terdengar, Leon sempat menantang Aurora melaporkan penganiayaan ke polisi. Putra aktor Willy Dozan itu mengaku tidak takut polisi. Dia kemudian mengeluarkan kata-kata umpatan untuk institusi Polri.

“Terhadap ucapan yang disampaikan tersangka yang menghina institusi Polri, kami juga hari ini telah menerbitkan laporan polisi terkait penistaan terhadap institusi Polri. Bagaimana ucapan-ucapan tersebut disampaikan dengan lantang dan jelas terhadap institusi Polri,” ujar dia.
Aktor muda Leon Dozan tak mengira kalau aksinya menganiaya sang kekasih dan diunggah di medsos bakal berujung duka. Ia ditangkap petugas Polres Jakarta Pusat di rumahnya, kawasan Cinere, Depok, Kamis (16/11) malam.

Dengan borgol ditangan dan baju tahanan oranye, Leon Dozan tampak tertunduk lesu seyelah ditangkap polisi lantaran menganiaya pacarnya sendiri.
Sang pacar Rinoa Aurora (19) melaporokan Leon Dozan karena melakukan penganiayaan hingga luka di sekujur tubuhnya.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan kasus ini dilaporkan oleh sang pacar sejak 8 November 2023. Dari pemeriksaan, Leon telah melakukan penganiayaan sebanyak 2 kali terhadap korban.

“Kronologisnya adalah, bahwa kekerasan itu telah dilakukan 2 kali yang pertama tanggal 30 September 2023 TKP nya adalah di Mal Cinere, yang kedua tanggal 7 November 2023 TKP di kediaman korban, kawasan Gambir,” katanya kepada wartawan, Jumat (17/11)
Diketahui keduanya telah menjalin hubungan asmara sejak Oktober 2022.
Bukannya semakin langgeng, hunungan yang telah terjalin satu tahun justru malah dibumbui rasa cemburu.

Adapun Leon mengaku jika cemburu dengan kekasihnya karena masalah chating.
“Jadi tersangka menjalani gubungan selama 1 tahun sejak Oktober 2022. Kemudian ada rasa cemburu akibat melihat chat dan sebagainya, sehingga melakukan penganiayaan, kekerasan terhadap korban,” jelas Susatyo.

Atas kejadian itu sang pacar mengalami luka lebam akibat dianiaya dengan menggunakan tangan kosong.
“Penganiayaan pake tangan, menarik, mempiting dan sebagainya sehingga berdasarkan hasil visum terdapat bekas-bekas luka. Sesuai hasil visum ada di bagian tangan, leher, paha,” ungkap Kapolres.

Setelah aksinya viral di medsos, Leon Dozan akhirnya minta maaf kepada institusi Polri. Namun, petugas tak bergeming dan tetap menangkapnya untuk diproses lebih lanjut.
Selain penganiayaan, anak pasangan artis senior Willy Dozan dan Betharia Sonata itu juga sempat mengolok institusi Polri.
Dikatakan Susatyo, pelaku nekat mengolok institusi Polri karena emosi. Sehingga perkataan tak mengenakkan itu keluar dari mulutnya.

“Dibawah faktor emosi karena yang bersangkutan cemburu dan sebagainya, karena si korban ingin melaporkan kepada polisi kemudian tersangka menantang kepada korban dengan mengatakan umpatan-umpatan kepada institusi Polri,” tuturnya.
Atas perbuatannya, Leon disangkakan Pasal 351 KUHP. Sementara hasil tes urine dinyatakan negatif.
“Sehingga dengan ini kami juga sudah intensif melakukan pemeriksaan pengembangan terhadap perkara ini,” imbuhnya.

Dikatakan Susatyo, dari hasil pemeriksaan pelaku mengakui jika ucapan tak mengenakkan terhadap isntitusi Polri itu keluar karena faktor emosi.
Apalagi pelaku mengakui jika dirinya ingin dilaporkan oleh sang pacar akibat penganiayaan yang dilakukan.(admin)

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *