Heboh isi menu untuk cegah stunting di program PMT cuma tahu putih dan sawi (instagram)

Emak-emak di Depok Geram… Hanya Dikasih Tahu, Sawi, Nugget Bagi anak Stunting

Comment
X
Share

POSKOTA.TV – Emak-Emak di Kota Depok geram setelah mengetahui pemberian makanan tambahan (PMT) kepada anak mereka dinilai tidak sesuai dengan dana yang dikeluarkan pemerintah. Mereka pun protes keras mendesak Pemkot Depok mengusut tuntas kasus tersebut.
Ny. Wiyah (30), warga Sawangan Kota Depok, menceritakan makana apa yang diterima anaknya. Apalagi setelah menjadi sorotan terkait hidangan PMT untuk anak stunting dari pemerintah hanya dikasih sawi, tahu dan nugget.

“Tentu saja makanan tersebut dirasa tidak cukup untuk kebutuhan gizi bagi anak stunting. Ini sudah menjadi tugas dari pemerintah untuk memberikan perhatian khusus kepada anak-anak berkebutuhan seperti stunting,” katanya, Sabtu (19/11).
Menurut dia, jangan sampai anggaran yang diberikan Pemkot Depok diduga dimakan oleh oknum-oknum sendiri sama aparat yang dikasih amanah,” ujar Wiyah.
Ibu rumah tangga ini berharap Pemkot Depok dapat mengatasi polemik yang sudah menjadi sorotan termasuk di media sosial tidak sesuai pemberian makanan PMT untuk anak stunting.

“Semoga masalah yang ada dapat diselesaikan dengan bijak dan pemerintah Kota Depok juga dapat memperhatikan warganya yang sedang kesulitan terutama bagi anak stunting,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Depok, Mary Liziawati mengatakan dalam pemberian PMT lokal bagi balita sudah sesuai petunjuk teknis (juknis) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Penyaluran PMT lokal sudah sesuai dengan petunjuk teknis dari Kemenkes untuk PMT lokal, salah satunya menu. Juga tujuan pemberian PMT lokal sendiri untuk dapat meningkatkan perbaikan gizi balita berbasis pangan lokal sudah standar dengan sasaran PMT lokal pertama balita gizi usia 6-59 bulan sesuai indeks yang sudah ditentukan,” ungkapnya kepada wartawan, Sabtu (18/11/2023).

Selain itu untuk balita yang berat badan kurang dan sangat kurang, lanjut Mary, termasuk balita yang gizi kurang termasuk alami stunting, dan balita dengan berat badan tidak naik.
“Pemberian PMT Lokal di Kota Depok diberikan selama 28 hari. Terhitung mulai 10 November hingga 8 Desember 2023,” ungkapnya.
Untuk anggaran dalam program PMT lokal, menurut Mary berasal bukan dari APBD Kota Depok. Tapi dari dana insentif fiskal dalam penanganan stunting langsung dari pemerintah pusat.

Asal anggaran dari insentif fiskal buat penanganan stunting. Diberikan ke Pemkot Depok dapat penghargaan karena angka stunting kecil,” pungkasnya. (admin)

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *