Jalan Desa Tak Bisa Diakses karena Banjir dan Longsor di Leuwiliang Bogor

Comment
X
Share

POSKOTA.TV – Banjir dan longsor melanda wilayah Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Bencana itu disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Selasa 21 November 2023.
“Dikarenakan hujan deras dengan durasi yang cukup lama, dan kontur tanah yang labil mengakibatkan banjir dan longsor serta menutup akses jalan.”
Bencana alam banjir dan longsor ini terjadi pada saat hujan disertai angin kencang melanda wilayah barat Kabupaten Bogor tersebut, pada Selasa (21/11) sekira pukul 21.30 WIB.

Kalak BPBD Kabupaten Bogor Ade Hasrat mengatakan rinciannya yakni longsor di jalan Kampung Cisarua, Desa Purasari. Yang mana, tebingan setinggi 20 meter dengan panjang 8 meter dan lebar 5 meter longsor menutupi akses jalan desa.

“Untuk saat ini jalan masih tertutup dikarenakan material longsoran yang cukup tebal dan tidak bisa dikerjakan dengan alat manual,” jelasnya.
“Untuk di Kampung Babakan, longsor dengan rincian panjang 10 meter, lebar 4 meter dan tinggi 5 meter ini berdampak pada satu unit rumah warga, dengan kriteria kerusakan rusak berat,” ucap Ade.

Sedangkan untuk di Kampung Sabrang, RT.02/09 Desa Puraseda ini membuat Tanggul Penahan Tanah (TPT) sepanjang 15 meter, tinggi 5 meter dan lebar 3 meter mengancam 1 unit rumah milik warga.
Akibat bencana alam banjir serta longsor ini, dua keluarga dengan total 6 jiwa terpaksa mengungsi ke rumah sanak saudaranya, lantaran rumahnya tidak bisa ditempati untuk sementara waktu.

Ade menyebut, hingga saat ini, akses jalan desa di Kampung Cisarua RT. 01/06 masih ditutupi longsoran tanah.
“Masih tertutup, dikarenakan material longsoran yang cukup tebal dan tidak bisa di kerjakan dengan alat manual,” paparnya.
Pun dengan dampak longsoran di Desa Purasari, hingga saat ini rumah yang terdampak bencana tersebut belum juga mendapatkan penanganan.

“Desa Puraseda untuk dampak banjir sebagian ke area persawahan dan ke area rumah penduduk untuk lumpur yang mengenai rumah terdampak sudah dibersihkan,” Pungkasnya. (admin)

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *