ilustrasi

150 Rumah Terendam Banjir di Karawang

Comment
X
Share

POSKOTA.TV-Hujan lebat beberapa hari lalu berdampak banjir beberapa wilayah di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Badan Penanggulangan Bancana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang menyebut Banjir di Karangligar Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang kiriman dari Bogor dan Bandung.

Namun, kondisi banjir saat ini perlahan telah surut dan bantuan akan segera di alokasikan secara langsung kepada warga yang terdampak
Meski demikian untuk ketinggian air di Dusun Pengasinan dan Mujiah masih berada di titik 70 centimeter.
Mahpudin, Kepala BPBD Kabupaten Karawang menyampaikan pihaknya telah menyiapkan tiga unit perahu sebagai bentuk antisipasi evaluasi. Semantara, untuk bantuan yang akan diberikan berupa 43 dus mie instan, selimut, air mineral, alat kebersihan.

“Pertama kita dari awal sudah menyiapkan tiga perahu di lokasi untuk antisipasi evaluasi. Kemudian, kaitan dengan logistik kita harus menghitung dan sudah siap untuk mengalokasikan ke lokasi,” ungkapnya.
Laporan yang diterima BPBD Karawang, ada 570 warga yang terdampak banjir. Bantuan yang didistribusikan dalam bentuk mie instan 43 dus, air mineral, selimut, alat kebersihan.

“Ada 150 rumah yang terdampak, 215 KK, ketinggian 30 sampai 120 cm. Tapi sedang sudah surut, paling tinggi sekarang di posisi 70 cm di Dusun Pengasinan dan Dusun Mujiah,” ujarnya Selasa (2/1/2024).

Sementara, Dinas Sosial Kabupaten Karawang melalui Kepala Seksi Perlindungan Korban Bencana Dani Sonjaya mengungkapkan, warga di sana tidak memerlukan adanya trauma healing.
Ia menjelaskan saat ini tidak terjadi banjir susulan. Banjir yang terjadi beberapa hari lalu disebabkan oleh adanya kiriman hujan dari Bogor dan Bandung.

“Dari dinsos sudah berkoordinasi dengan BPBD dan tidak diperlukan trauma healing. Alhamdulillah daerah Bandung dan Bogor tidak banjir lagi. Banjir ini akibat kiriman dari Bogor dan mengakibatkan meluapnya air Citarum dan Cibeet,” tambahnya.

Selain berkoordinasi dengan BPBD, Dinas Sosial pun telah melakukan assesmen secara langsung ke lokasi. Sementara itu untuk bantuan dari Dinas Sosial hingga sekarang masih belum diturunkan. Ia mengungkapkan sekarang masih melihat persediaan yang terdapat di dinas sosial.
“Assesmen kelokasi banjir untuk mengetahui jumlah yang terdampak banjir. Mungkin semua yg terdampak banjir yg di datang karena ini akhir tahun coba kordinasi Dinsos dan BPBD. Belum nanti kordinasi dulu dengan BPBD lihat persediaannya dulu,” tutupnya.(admin)

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *