Badut Terkapar Terkena Bacok Senjata Tajam saat Tawuran

Comment
X
Share

POSKOTA.TV- Polres Metro Depok berhasil amankan sejumlah remaja diduga mau tawuran usai kejadian seorang pemuda profesi badut jalanan terkena bacok senjata tajam saat tawuran terjadi di Kampung Lio, Jalan Sejajar Rel RT 02/19, Kelurahan Depok Pancoran Mas, Kota Depok, pada Sabtu (27/1/2024) malam.

Petugas barhasil mengamankan sebanyak 7 orang remaja yang diduga usai melakukan tawuran di tangkap daerah Cagar Alam, Pancoran Mas, Senin (29/1/2024) subuh.
Kanit Reskrim Polsek Pancoran Mas IIotu Ruchyat mengatakan para pelaku tawuran berjumlah tujuh orang hasil penyerahan penangkapan tim 3 P Polres Metro Depok masih dalam pemeriksaan tim penyidik Reserse.

“Jadi para kelompok pelaku ini usai tawuran jalan bergerombol, lalu ada warga yang melaporkan ke presisi langsung ditindak lanjuti berhasil mengamankan tujuh pelaku termasuk senjata tajam yang sudah dibuang,” tambahnya.
Selain itu sebelum kejadian ini terjadi, lanjut Iptu ruchyat, pada Sabtu (27/1/2024) sekitara pukul 23.00 WIB ada laporan korban penganiayan yang viral di media sosial.

“Korban RS alias Bule (17) warga Kampung Lio Pancoran Mas, profesi badut jalanan, terluka parah akibat sabetan senjata tajam nyaris di sekujur tubuh sama warga langsung dilarikan ke rumah sakit,” ujar Iptu Ruchyat.
Terkait kasus tersebut, lanjut Iptu Ruchyat sejumlah saksi sudah dimintai keterangan.

“Dalam kejadian itu ada empat orang saksi yang sudah dimintai keterangan yakni D, P alias Pepek, N, dan D alias Bo,” tuturnya.
Untuk kronologis kejadian, Ruchyat menyebutkan korban profesi badut jalanan usai kerja pulang ke rumah dengan berjalan kaki sekitar pukul 01.30 WIB.
“Dalam perjalanan pulang ada sekelompok anak muda sekitar 10 orang datang menyerang sambil membawa senjata tajam celurit. Langsung korba diserang hingga terkapar alami luka bacok. Saat itu juga pelaku langsung kabur ke arah underpas Plenongan,” bebernya.
“Korban dirawat di rumah sakit RSUD Sawangan. Dan sampai saat ini pihak keluarga korban masih belum membuat laporan.

“Kami masih mendalami ketujuh pelaku tawuran yang diamankan tim Presisi. Apakah masih ada keterkaitan dalam kasus pembacokan korban atau tidak,” tutupnya.
“Jika tidak ada keterkaitan maka akan kita bina dan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan serupa dengan diketahui orang tua.” (admin)

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *