Komplotan Ranmor Dibekuk Polisi

Comment
X
Share

POSKOTA.TV-komplotan pencuri motor (curanmor) terhadap korban guru ngaji di Mustikajaya, Bekasi ditangkap polisi.
Para tersangka ialah M (30) dan E.M (22). Latar belakang keduanya sebatas teman.
Peristiwa ini terjadi di Jalan Dahlia 4 Blok D nomor 83 Perum PTI kelurahan Mustikasari, Mustikajaya, 17 Januari 2024 pukul 16.18 WIB.

“Korbannya guru ngaji bernama Nadiyah Kansah Faizah, korban datang kerumah ke alamat itu untuk mengajar ngaji dengan naik motor,” ucap Kapolsek Bantargebang, AKP Ririn Dwi Ariyanti, Senin (29/1/2024).
Peristiwa ini bermula saat pemilik rumah tempat korban mengajar ngaji. Kemudian oleh pemilik rumah mengabarkan jika sepeda motor korban tidak ada.

Kemudian beberapa waktu kemudian, diujung jalan, terlihat keramaian warga seperti sedang mengamuk massa.
Benar saja, rupanya saat itu sedang menangkap pelaku curanmor. Korban pun mendekati lokasi dan melihat jika ada sepeda motornya yang dibawa oleh pelaku.
“Korban lari ke arah tkp tersebut, betul di situ setelah dia cek motornya yang hilang ada di lokasi,” jelasnya.

Sedangkan, aksi pelaku digagalkan warga karena saat mereka panik dengan cara ngebut mengendarai sepeda motor lalu sempat menabrak pengendara lain.
Bahkan kedua tersangka sempat menabrak trotoar hingga diinterogasi warga.
“Setelah dia jatuh dia ketiban motor akhirnya dia tidak bisa bangun kembali, akhirnya warga berdatangan untuk menangkap,” bebernya.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya satu softgun, 6 kunci leter T, satu unit kendaraan motor Honda warna putih nopol B3709KYK, kemudian satu lembar STNK asli merk Honda Beat milik korban.
Hasil penyidikan, tersangka akan menjual sepeda motor curian ke daerah Cariu, Bogor – Jawa Barat.
“Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun,” pungkasnya. (admin)

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *