4 Orang Begal sadis Berhasil ditangkap Polsek Bojonggede

Comment
X
Share

POSKOTA.TV – Kawanan pelaku begal meresahkan tidak segan-segan membacok korbanya dijalan daerah Bojonggede, Kabupaten Bogor, berhasil diamankan sebanyak empat orang pelaku dua diantaranya remaja putus sekolah berhasil ditangkap Reserse Polsek Bojonggede.
Kapolsek Bojonggede Kompol Robinson mengatakan penangkapan para pelaku begal bengis yang tidak segan-segan melukai para korbanya tiap kali beraksi ada empat orang berhasil ditangkap.

“Keempat pelaku itu DM (21) kapten, DAN (20), AP (16) dan SAP (15) ditangkap ditempat berbeda pimpinan Kanit Reskrim AKP Ade Ahmad Sudrajat bersama Katim 1 Bripka Nur Hadi Prasetyo dan anggota di daerah Bojonggede,” ujar Kompol Robinson didampingi Kanit Reskrim Polsek Bojonggede AKP Ade Ahmad Sudrajat kepada Poskota di Mapolsek Bojonggede, Kamis (1/2/2024) pagi.

“Terungkap kasus ini setelah ada laporan korban MU (21), warga Desa Raga Jaya, TKP Jalan Caringin RT 3 RW 11, Desa Ragajaya, Bojonggede, Minggu (14/1/2024) sekitar pukul 03.30 WIB, sedang berboncengan dengan sang adik habis pulang main dari rumah teman dalam perjalanan dipepet motor pelaku hingga korban terjatuh dari motor usai pelaku menyabetkan senjata tajam,” ungkapnya.

Penyelidikan terhadap laporan korban, lanjut Kompol Robinson, akhir berhasil terungkap.
“Keempat pelaku ditangkap di tempat berbeda untuk DM dengan AP berhasil ditangkap setelah digrebek anggota di rumah milik pelaku DM daerah Susukan. Hasil pendalaman keterangan pelaku DM di hari sama yaitu Kamis (18/1/2024) pelaku DAN (20) dan SAP (15) kembali ditangkap daerah Kampung Panjang Desa Rawa Panjang,” bebernya.

Dari hasil kejahatan pelaku, lanjut Kompol Robinson anggota berhasil menyita tiga bilah senjata tajam dan motor Suzuki Satria FU 150 tahun 2018.
“Jadi motor milik korban Honda Beat putir 2012 yang dirampas pelaku ditukar secara CoD kenal di Facebook dengan motor Suzuki Satria FU 150 2018 yang kini dijadikan sebagai barang bukti,” ungkapnya.

Mantan Wakapolsek Ciledug dan Cipondoh Polres Tangerang Selatan ini menuturkan alasan pelaku menukar motor curian dengan COD tersebut karena untuk dijual dapat harga lebih tinggi.
“Motor yang ditukar itu rencana akan dijual dengam harga lebih tinggi lagi,” tambahnya.

Selain itu pengakuan pelaku, lanjut Robinson mengaku baru sekali melakukan kejahatan pencurian kekerasan (Curas) begal motor di jalan.
“Pengakuan baru sekali begal. Tapi hasil pendalaman penyidik untuk pelaku DAN, AP, dan SAP juga pernah melakukan pencurian rumah kosong dan pengakuan baru sekali juga di daerah Bojonggede,” pungkasnya.

Dari keempat pelaku yaitu dua diantaranya masih dibawah umur putusan tamatan sekolah dasar (SD), AP dan SAP akan mendapatkan proses hukum berbeda dengan yang dewasa.
“Penanganan hukum bagi pelaku AP dan SAP dibawah umur akan mendapatkan perlakuan khusus kerjasama dengan Bapas dan hukuman yang akan dijalankan nanti berbeda dengan hukuman orang yang sudah dewasa,” ucap Kanit Reskrim Polsek Bojonggede AKP Ade Ahmad Sudrajat.

Mantan Patwal pengawalan mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla ini mengungkapkan alasan para pelaku diibawah umur diajak pelaku lain dengan pembagian hasil curian nantinya untuk poya-poya dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
“Sebelum beraksi keempat pelaku ini minum-minuman keras di tempat basecamp juga rumah milik DM. Untuk senjata tajam yang disita pelaku membelinya secara online melalui Facebook masing-masing senjata tajam dibeli Rp 70 ribuan,” ungkapnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatan pelaku, lanjut AKP Ade keempatnya dijerat dengan Pasal 365 ayat 2 KUHP tentang pencurian kekerasan hingga korban terluka dikenakan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.
“Kita masih mengejar pelaku sebagai penadah motor curian yang ditukar dengan motor lain transaksi cod,” tutupnya. (Admin)

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *