Oknum Guru SD di Klapanunggal Bogor Diduga Cabuli Muridnya

Comment
X
Share

POSKOTA.TV– Dinas pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor bakal panggil salah satu Kepala Sekolah (Kepsek) di Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.
Pemanggilan ini menyusul adanya salah satu oknum guru yang dipolisikan orang tua karena diduga telah mencabuli anaknya.
“Kami sudah perintahkan Sekdis untuk memanggil Kepal Sekolah yang bersangkutan,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bogor Bambang Tawekal, Kamis 1 Februari 2024.

Bahkan, selain akan memanggil kepsek sekolah tersebut, pihaknya juga melakukan penyelidikan terkait kasus pencabulan itu.
Namun, Bambang mengaku belum bisa memastikan status kepegawaian oknum guru yang terlibat pada kasus tersebut.
“Untuk status PNS, PPPK atau honorer nanti kita masih penelurusan sekaligus memanggil Kepala Sekolahnya,” jelasnya.

Sebelumnya, Seorang siswi kelas 4 Sekolah Dasar (SD) di wilayah Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor diduga dicabuli oleh gurunya.
Parahnya, dugaan pencabulan ini terjadi di lingkungan sekolah pada saat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berjalan. Bahkan, dugaan pencabulan ini disebut sudah berjalan satu tahun lamanya.

Agus, Paman dari siswi diduga korban pencabulan menyebut, pihaknya baru mengetahui kejadian tersebut beberapa hari yang lalu.
Kepada orang tuanya, kata Agus, siswi kelas 4 SD ini mengaku telah mengalami dugaan pencabulan oleh oknum guru itu sejak satu tahun lalu, tepatnya pada saat korban menduduki kelas 3 SD.

“Kalo terjadi kita belum mengetahui dari kapannya ya, (korban) mengaku kepada orang tuanya itu dari hari Minggu kemarin,” kata Agus, Kamis, 1 Februari 2024.
Baca Juga : Astagfirullah… Oknum Guru SD di Klapanunggal Bogor Diduga Cabuli Siswinya Sendiri
Yang mana, menurut Agus, pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh oknum guru terjadi di dalam sekolah pada saat jam belajar.

“Pengakuan si anak dipegang, dicium, terus diraba-raba pada bagian kemaluan,” tuturnya.
Atas kejadian tersebut, saat ini korban mengalami trauma dan dilarang oleh orang tuanya untuk mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).(admin)

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *