Jalur Alternatif Madiun – Magetan Terhalang Pohon Tumbang, Arus Lalin Tersendat

Comment
X
Share

POSKOTA.TV – Pohon tumbang melintang jalan, mengakibatkan poros jalur alternatif Madiun – Magetan, Jawa Timur, sempat mengalami ketersendatan arus lalu lintas beberapa saat. Posisi ambruknya pohon itu berada di Desa Madigondo, Kecamatan Takeran, Magetan, Ahad sore (11/2/2024).

Tumbangnya pohon trembesi ukuran cukup besar itu akibat turunnya hujan intensitas ringan, yang berlangsung beberapa jam di wilayah Kabupaten Magetan dan sekitarnya.

Situasi menjadi lebih buruk, lantaran hujan itu berlangsung dengan kombinasi hembusan angin kencang. Sejurus kemudian, salah satu pohon peneduh yang berderet di pinggir jalan itu tumbang.

Selain hempasan hujan dan angin, ambruknya pohon juga disebabkan sisi akar sebagai penguat pohon mengalami gerusan irigasi persawahan.

“Iya, pohon trembesi tumbang hingga menutup seratus persen jalan. Sebelum kami bersihkan, lalu lintas untuk kendaraan R1 dan R4 di titik kejadian sempat terganggu,” sebut Pramudia, Operator Pusdalops BPBD Kabupaten Magetan, menjawab konfirmasi jurnalis.

Petugas kebencanaan yang terlibat kerja bakti, unsur BPBD, TNI, Polri, Agen Bencana Provinsi Jawa Timur dan masyarakat sekitar membersihkan berbagai material menyumbat akses.

Mereka bekerja menggunakan chainsaw dan alat pertukangan sederhana berupa sabit, cangkul, sekop, linggis dan alat pendukung lainnya. Selama pembersihan material di lokasi, akses lalu lintas dihentikan sementara.

“Kami sempat tertahan beberapa waktu karena ada pekerjaan membersihkan pohon tumbang. Akhirnya bisa jalan, meski tetap hati-hati karena masih ada pekerjaan ringan,” kata Heru, pengguna jalan dari Magetan menuju Madiun.

Peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa atau terluka, lantaran saat kejadian tidak terdapat pengguna jalan yang melintas.

Akses jalur sudah dapat digunakan kembali, sesaat setelah pekerjaan diselesaikan para petugas kebencanaan.

“Seluruh masyarakat kami himbau agar selalu waspada dan hati-hati terhadap dampak cuaca ekstrem,” himbau siaran BPBD Kabupaten Magetan. (fin)

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *