Terekam CCTV, Dituduh Perampok Pasutri Dianiaya Oknum Polisi

Comment
X
Share

POSKOTA.TV- Pasangan suami istri (pasutri) menjadi korban salah tangkap sekelompok oknum polisi berpakaian preman di SPBU jalan raya Pasir Angin, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor Jawa Barat. Korban lalu ditinggalkan begitu saja setelah mereka menyadari telah salah tangkap. Aksi penyergapan ini terekam CCTV dan sempat membuat panik warga yang ada di lokasi kejadian.

Bermula saat mobil yang ditumpangi pasutri masuk ke SPBU untuk mengisi BBM. Kemudian dari arah belakang, samping kanan dan depan berhenti mobil lain dan turun belasan orang diduga oknum polisi berpakaian preman melakukan penyergapan.
“Kaca mobil saya diketok-ketok, saya langsung dituduh sebagai sindikat perampokan karena mobil saya sama. Saat itu saya lagi sama istri sampai trauma,” ujar Subur dan Titin, pasutri korban salah tangkap, Kamis (8/2/2024). Menurutnya oknum diduga polisi berpakaian preman ini menggunakan 5 mobil dan langsung mengepungnya saat hendak mengisi BBM di SPBU.

Korban lalu dipindahkan ke mobil lain dan diinterogasi.”Tangan saya diikat lalu dijedotin. Saya dituduh sebagai kawanan perampok dan ditodong pistol, saya tidak tahu apa-apa,” katanya. Setelah menyadari salah tangkap, para oknum tersebut lalu pergi tanpa menyampaikan permintaan maaf atau apa pun karena telah salah tangkap. Baca Juga 4 Polisi yang Salah Tangkap dan Siksa Warga Ciemas Sukabumi Dinonaktifkan “Sejak kejadian kemarin sampai 2 hari ini kami tidak bisa jualan karena masih syok.

Mereka juga tidak mengucapkan maaf, saya gak tahu apa mereka aparat atau bukan,” katanya. Subur mengaku sudah mendatangi Polsek Cileungsi untuk meminta klarifikasi namun belum melaporkan ke Propam. Sejauh ini dia belum mendapatkan jawaban siapa pelaku penyergapan tersebut.

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *