VIRAL…Punya Khayalan Dicintai, Waspada Erotomania

Comment
X
Share

POSKOTA.TV-ISTILAH Erotomania sedang viral belakangan ini di media sosial. Warganet pun banyak yang kepo dengan jenis gangguan satu ini.
Melansir Medical News Today, Erotomania adalah gangguan mental dimana pengidapnya merasa dicintai oleh orang lain, padahal nyatanya tidak.
Objek khayalan dalam gangguan Erotomania ini umumnya adalah seorang selebriti atau seseorang dengan status sosial yang lebih tinggi.

Erotomania merupakan bentuk delusi paranoid dimana seseorang sangat yakin bahwa orang lain jatuh cinta padanya. Gangguan Erotomania ini biasanya lebih sering menyerang wanita dibandingkan dengan pria.
Gangguan yang dapat disebut juga sebagai sindrom De Clerambault ini dapat muncul secara tiba-tiba dan dapat berlangsung lama.

Objek dari penderita gangguan ini biasanya adalah orang yang lebih tua., memiliki status sosial lebih tinggi serta tak pernah melakukan kontak sebelumnya.
Erotomania ialah gejala penyakit kejiwaan termasuk skizofrenia, gangguan skizoafektif atau gangguan depresi mayor
Ganguan ini memiliki ciri psikotik, bipolar, atau penyakit Alzheimer. Erotomania juga masuk sebagai salah satu gangguan delusi.

Gejala
Gejala utama Erotomania adalah keyakinan serta delusi seseorang bahwa orang lain telah jatuh cinta padanya.
Pendsrita Erotomania akan memiliki perilaku penguntitan, komunikasi tertulis dan perilaku pengungkapan lainnya yang dilakukan secara terus-menerus.
Penderita gangguan Erotomania memiliki keyakinan bahwa objek yang dia sukai akan mengirim kembali pesan- pesan serta pengungkapan itu.
Untuk itu, penderita Erotomania dapat menimbulkan sebuah ancaman terhadap objek yang mereka sukai tersebut.

Cara Menyembuhkan Erotomania
 
Jika dibiarkan dalam waktu yang lama, erotomania bisa membahayakan karena dapat mendorong pengidapnya untuk melakukan penguntitan, mencoba bertemu dan bicara langsung dengan orang yang dikira mencintainya meski tidak saling kenal, bahkan tak segan melakukan pelecehan.

Kondisi ini juga dapat membahayakan pengidapnya. Pasalnya, mereka bisa saja melakukan tindakan yang menyakiti diri sendiri saat berusaha disadarkan bahwa khayalannya selama ini tidak nyata. Itulah sebabnya erotomania harus segera diatasi dan pengidapnya harus berada di bawah pemantauan yang ketat.
Adapun beberapa perawatan yang bisa dilakukan untuk menangani pengidap erotomania adalah sebagai berikut:

1. Melakukan Konsultasi dengan Psikiater
Langkah awal dalam menangani erotomania adalah melakukan konsultasi dengan psikiater. Setelah melakukan konsultasi, pengidap bisa mendapatkan terapi yang sesuai, termasuk penanganan untuk mengatasi penyebab yang mendasari erotomania, misalnya jika memiliki gangguan kejiwaan lainnya. 
Psikiater akan menyesuaikan perawatan dengan keadaan dan kebutuhan setiap pengidapnya. Perawatan biasanya diprioritaskan untuk fokus pada perbaikan fungsi sosial dan meningkatkan kualitas hidup orang yang terkena dampaknya.

2. Psikoterapi dan Terapi Perilaku Kognitif
Tujuan psikoterapi pada pengidap erotomania adalah memberikan tempat agar mereka bisa membicarakan gejala yang dialaminya secara leluasa. Terapi ini dapat membantu pasien menyadari kenyataan dan mencari solusi untuk menyelesaikan masalah yang dialami dengan lebih efektif.
Sementara itu, tujuan terapi perilaku kognitif pada pengidap erotomania adalah membuat pasien memahami kondisi sebenarnya yang sedang ia alami. Dengan begitu, ia bisa mengendalikan gejala yang ada dan menentukan coping mechanism yang tepat sesuai kondisinya.

3. Pemberian Obat Antipsikotik
Selain psikoterapi dan terapi perilaku kognitif, dokter juga bisa mengombinasikan perawatan pasien dengan pemberian obat-obatan antipsikotik, seperti clozapine, risperidone, dan olanzapine untuk mengatasi gejala gangguan erotomania. Jenis obat ini biasanya juga diberikan pada pengidap skizofrenia.

Apabila erotomania disebabkan oleh gangguan bipolar atau depresi, maka dokter dapat memberikan obat-obatan antimania dan antidepresan untuk menangani kondisi-kondisi tersebut. (admin)

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *