Oknum Guru Agama Diduga Cabuli Muridnya

Comment
X
Share

POSKOTA.TV – Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bogor desak proses hukum terus berjalan bagi oknum guru agama yang diduga melakukan pelecehan kepada muridnya di SMPN 1 Cigombong.
Wakil Ketua KPAD Kabupaten Bogor, Waspada MK menegaskan, saat ini oknum guru agama berinisial E tersebut telah mendapatkan sanksi disiplin.

Namun, kata Waspada, sanksi disiplin saja tak cukup bagi oknum yang diduga telah mencabuli muridnya sendiri di ruang Bimbingan Konseling (BK) sekolah.
“Oknum Guru Agama tersebut selain mendapatkan sanksi disiplin harus diproses secara hukum sesuai UU Perlindungan Anak dan UU TPKS agar jera,” kata Waspada melalui keterangannya, Senin (26/2).

Proses hukum tersebut, kata Waspada, juga dapat menjadikan pelajaran bagi para pelaku kekerasan seksual yang lain.
“Sekaligus sebagai pelajaran bagi para pelaku kekerasan seksual yang mungkin masih banyak berkeliaran dan mengancam masa depan anak-anak,” tuturnya.
Waspada mengatakan KPAD telah melakukan kunjungan ke kediaman keluarga korban dan bertemu dengan korban.

Menurut Waspada, korban berharap oknum guru terduga pelaku kekerasan seksual tersebut dipenjara. “KPAD secara tegas mendorong kasus ini harus diproses secara hukum, tidak ada kata damai,” tegasnya.
Untuk itu, lanjut Waspada, KPAD pun telah berkoordinasi dengan keluarga, pihak sekolah dan juga Unit PPA Polres Bogor, serta berbagai lembaga terkait anak.

“Kasus ini harus diproses secara hukum, dan oknum guru tersebut jika terbukti harus mendapatkan sanksi hukum sesuai amanat Undang – Undang Perlindungan Anak dan UU TPKS, tidak cukup dengan sanksi disiplin,” pungkasnya.
Sebelumnya, Seorang oknum guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor diduga cabuli muridnya.Kabar ini viral di sosial media (Sosmed) Instagram, x, WhatsApp grup satu hari terakhir.

Dinarasikan bahwa telah terjadi dugaan pelecehan seksual yang terjadi di SMPN 1 Cigombong. Bahkan, dinarasikan bahwa pelecehan tersebut diduga dilakukan oleh oknum guru pengajar agama terhadap siswinya.”Korban merupakan seorang yatim dan sudah melakukan laporan ke desa.”
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Teguh Kumara mengatakan, saat ini pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan pencabulan ini.
Walaupun laporan polisi belum diterima oleh Polres Bogor, Teguh mengaku akan terus melakukan upaya penyelidikan di lapangan.”Kalau laporan polisi belum kami terima, tapi kami lagi lidik ke lapangan, juga sedang coba datangi rumah korban untuk klarifikasi,” ucapnya. (admin)

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *