ilustrasi

Longsor di Cibeber 14 Rumah Rusak

Comment
X
Share

POSKOTA.TV – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak mencatat, ada sebanyak 14 rumah warga rusak akibat dilanda bencana longsor beberapa hari lalu.
Ke 14 rumah warga yang terdampak longsor tersebut di antaranya, 9 rumah dan 3 lumbung padi yang rusak di Kampung Ciherang, Desa Ciherang. Sebanyak 2 rumah rusak diterjang longsor di Desa Warung Banten, Kecamatan Cibeber dan 3 rumah ambles di Kampung Pasir Haur, Desa Malingping Selatan.

Kepala BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama mengungkapkan, setelah dilakukan pendataan oleh tim, bahwa rumah yang terdampak bencana longsor itu ada 14 rumah dan bangunan lainnya.
“Saat ini juga teman-teman relawan sedang melakukan asesmen dan pendataan. Tercatat dari hasil pendataan, secara keseluruhan rumah yang terdampak ada 14 rumah,” ungkap Febby, Selasa (5/3).

Febby mengaku, masyarakat yang terdampak longsor tersebut diungsikan dulu ke rumah saudaranya masing-masing. Karena rumah-rumah korban tidak bisa dihuni lagi.
“Adapun untuk bantuan kedaruratan seperti logistik sudah kami salurkan kepada masyarakat terdampak bencana itu,” katanya.
Menurutnya, memang untuk wilayah Cibeber itu merupakan wilayah perbukitan, jadi potensi longsor cukup besar. Ditambah ketika di atas permukaan tanahnya ada beban, seperti kejadian longsor kemarin itu di atas permukaan tanah terdapat kolam.

“Jadi ada beban, sehingga ketika hujan maka tanah itu longsor dan menimpa beberapa rumah warga di bawahnya,” ujarnya.
Selain bantuan logistik lanjut Febby, Pemkab Lebak juga akan mengupayakan bantuan permukiman warga terdampak bencana tersebut. Namun hal itu pun akan dilakukan kajian dulu soal kondisi lahannya.

“Ketika lahan di situ (lokasi longsor-red) masih bisa dibangun bangunan, maka kami akan mengajukan bantuan rumah bagi warga terdampak. Tapi jika lahannya tidak layak dibangun, maka harus direlokasi ke lokasi lain,” tuturnya.
Saat ini pun tambah Febby, pihaknya telah melakukan koordinasi Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) agar warga terdampak bisa mendapatkan bantuan pembangunan rumah.

“Kami akan usulkan untuk dana tunggu hunian ke pemerintah daerah dan untuk pembangunan rumah kita akan coba koordinasi dengan Dinas Perkim. Sambil menunggu hasil assesmen apakah lokasi setempat masih layak dibangun kembali atau tidak,” bebernya.
Dalam kejadian tersebut semua warga selamat, diketahui kronologis kejadian berawal dari kolam ikan besar yang berada di atas rumah warga, yang menjadi pemicu longsor besar sehingga menimbun rumah warga.

“Memang di atas tanah yang longsor itu ada beban, karena ada kolam ikan besar. Sehingga ketika ada hujan, tanah itu jadi longsor,” tuturnya.
Sementara, Camat Cibeber, Haerudin menyampaikan, semua keluarga yang terdampak bencana dalam keadaan selamat dan mengungsi ke rumah saudaranya masing-masing.
“Alhamdulillah selamat, saat ini sudah mengungsi ke rumah saudaranya masing-masing, karena kondisi rumahnya rusak,” tandasnya. (admin).

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *