Konvoi Motor Berujung Bentrok, 49 Remaja Diamankan

Comment
X
Share

POSKOTA.TV- Aksi konvoi motor di jalan protokol diduga hendak akan melakukan tawuran di daerah Senen, Jakarta Pusat. Polisi berhasil mengamankan 49 remaja dan seorang diantaranya diketahui positif mengkonsumsi narkoba.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan seorang remaja MR (19) diamankan dan ditahan karena saat dites urine positif menggunakan narkoba.

“Ya urine seorang remaja berinisial MR ini saat dicek urinenya positif menggunakan metamfetamin,” ujar Ade Ary kepada wartawan, Selasa (2/4)
Mantan Kapolres Metro Jakarta Selatan ini menyebukan MR kini statusny tersangka dan telah ditahan di Polsek Kemayoran Jakarta Pusat.
“Undang-undang yang dijerat pelaku dikenakan Pasal 112 ayat 1 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” ungkapnya

Terpisah Wakapolsek Kemayoran AKP Suparno menambahkan peristiwa awal konvoi motor tersebut di kawasan Jalan Raya Senen, Jakarta Pusat, Jumat (29/3). Para pelaku berdalih hendak membagikan takjil, namun malah mencari lawan untuk tawuran.
“Sudah kita amankan ada 49 orang ada remaja putra dan putri,” ucap AKP Suparno kepada wartawan, Selasa (2/4).

Saat didalami petugas dengan memeriksa para remaja, lanjut Suparno, mereka berdalih mau membagikan takjil. Namun kenyataannya malah berkeliling bertujuan untuk mencari lawan musuh tawuran.
“Remaja putra dan putri yang sedang konvoi berdalih membagikan takjil, namun malah mencari lawan untuk tawuran dengan kelompok lain di wilayah Jakarta Utara dan diamankan di Jl Dakota Raya Kemayoran Jakarta Pusat pada Jumat (29/3),” bebernya.

Sementara itu puluhan remaja yang berhasil diamankan menurut Suparno mengatasnamakan sebagai alumni salah satu SMP yang ada di daerah Kemayoran, Jakpus.
Kegiatan mereka telah menimbulkan ketakutan masyarakat karena menyalakan petasan. Mereka akhirnya diamankan di kawasan Kemayoran, Jakpus.
“Dengan alasan menggunakan momen libur sekolah berkumpul lalu dengan modus membagikan takjil namun saat kejadian petugas tidak memperoleh takjil yang akan dibagikan tersebut. Dan juga rombongan mereka dengan alumni SMP di Kemayoran Jakarta Pusat,” tukasnya.

Proses lebih lanjut, Suparno bakal memanggil orang tua masing-masing pelaku.
“Bagi yang tidak terbukti ada kasus kejahatan maka sifatnya akan dibina. Kedua orang tua akan kita panggil ke Polsek. Hal ini agar tidak terulang kembali,” tutupnya.
“Ada seorang pelaku MR (19) kedapatan membawa golok dan akan kita dalami dengan dimintai keterangannya.” (Admin)

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *