tangkapanlayar

VIRAL…Pria Kehilangan HP Senilai Rp 20 Juta saat Belanja di Toko Sepatu Ternama di Mal

Comment
X
Share

POSKOTA.TV- Seorang pria bernama Hendra Karuneng mengalami kejadian pahit setelah kehilangan HP Samsung S23 Ultra senilai lebih dari Rp 20 juta di toko sepatu ternama di mall kawasan Senayan, Jakarta Pusat, pada Sabtu (6/4/2024) malam.
Kejadian ini viral di media sosial setelah Hendra menceritakan pengalamannya melalui akun Instagram @wargajakarta.id.

Hendra mengaku awalnya ia sempat masuk dan membeli sejumlah barang sebelum akhirnya meninggalkan toko tersebut.
Viral di media sosial seorang pria mengamuk di toko sepatu salah satu mal kawasan Jakarta Selatan.
Dalam video yang diunggah akun instagram @update_infojakarta tampak pria tersebut mengamuk karena ponsel nya hilang di toko sepatu itu.
Pria itu mengamuk karena pihak toko dinilai tidak mau transparan saat dirinya meminta untuk membukakan rekaman cctv di toko.

Tampak pria tersebut tengah memarahi karyawan wanita yang saat itu berjaga.
Kepada wartawan, korban bernama Hendra bercerita kejadian itu terjadi pada Sabtu (6/4/2024) malam.
Hendra datang ke toko sepatu tersebut dan berbelanja. Namun usia belanja dirinya yang sudah sampai di eskalator lupa bahwa ponsel nya tertinggal.

“Akhirnya saya balik lagi minta manajemennya untuk mengecek CCTV. Kami menunggu sekitar 1 jam lebih, nggak ada informasi apapun yang kita dapat,” katanya kepada awak media, Minggu (7/4/2024)
Ada sebanyak tiga unit ponsel milik Hendra yang disebut hilang. Dua ponsel diantaranya yakni iphone 13 dan iphone 14 ditemukan.
Namun satu ponsel yakni merek Samsung S23 lenyap. Hendra pun mencoba meminta rekaman cctv di toko sepatu tersebut.

“Pihak manajemen enggan memberikan rekaman CCTV itu. Bahkan saya hanya meminta video CCTV itu saya rekam lewat handphone mereka juga tidak mau,” tukasnya.
Kekinian, Hendra berencana melaporkan kasus itu kepada pihak kepolisian.
Namun, kurangnnya respons manajemen toko yang tak mau memberikan rekaman CCTV membuat dirinya kurang yakin pihak kepolisian akan menindaklanjuti kasus ini.
“Takutnya percuma kita lapor, karena manajemen nggak mau memberikan CCTV-nya. (admin)

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *