Beli Lewat Instagram, Edarkan Narkoba Pegawai Ekspedisi Diciduk

Comment
X
Share

POSKOTA.TV- Seorang pria berinisial AR (28), karyawan perusahaan jasa ekspedisi pengiriman barang terkenal ditangkap aparat kepolisian lantaran mengedarkan narkoba.
Pria warga Desa Rancasumur, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, Banten, ditangkap personel Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang di rumahnya pada Kamis (9/5/2024) dini hari.

“Barang bukti yang diamankan berupa 1 paket tembakau sintetis seberat 3,68 gram yang ditemukan dalam tas selempang yang biasa dibawa tersangka serta handphone,” ujar Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko kepada Poskota, Senin (13/5/2024).
Dijelaskan, penangkapan pengedar narkoba yang juga berprofesi berstatus karyawan ini merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat.

“Warga mencurigai tersangka AR yang merupakan karyawan juga menjadi pengedar narkoba,” kata Kapolres.
Dari informasi tersebut, Tim Satresnarkoba yang dipimpin Ipda Wawan Setiawan selanjutnya bergerak melakukan pendalaman informasi. Pada Kamis (9/5/2024) sekitar pukul 01.00 WIB, tersangka AR berhasil diamankan di rumahnya.

“Bersama barang buktinya, tersangka AR dibawa ke Mapolres Serang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ucapnya.
Dari hasil pemeriksaan, tersangka AR awalnya hanya sebatas pengguna namun sudah dilakukan sekitar dua tahun. Lantaran ingin mendapatkan keuntungan serta dapat menggunakan secara gratis, tersangka AR memutuskan untuk menjual.

“Jadi motifnya hanya ingin mendapatkan penghasilan tambahan. Dan bisnis haram itu sudah dilakukan sekitar tiga bulan,” jelasnya.
Tersangka AR membeli tembakau sintetis melalui akun Instagram dan pengambilan barang pesanan ditentukan oleh penjual. Oleh karenanya, tersangka AR tidak mengetahui lokasi tempat tinggal penjualnya.
“Kasus peredaran tembakau sintetis ini masih dikembangkan Tim Satresnarkoba, mudah-mudahan pemilik akun Instagram tersebut bisa ditangkap,” tandasnya. (admin)

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *