Dilakukan Hingga 5 Kali, Ayah di Jasinga Lecehkan Anak Tiri

Comment
X
Share

POSKOTA.TV- Entah setan apa yang merasuki seorang ayah, di Jasinga, Bogor, Jawa Barat, tega mencabuli anak tirinya sebanyak lima kali. Pelaku telah diamankan pihak kepolisian.
Kapolsek Jasinga, AKP Budi Sehabudin mengatakan, aksi pencabulan terhadap anak berusia 10 tahun ini dilakukan oleh MRS (31) yang tak lain adalah ayah tiri korban.
Pencabulan terhadap gadis itu diketahui oleh ibu korban berinisial IRD (27) yang saat itu baru pulang kerja pada Minggu (16/6/2024), sekitar pukul 11.30 WIB.

“IRD baru pulang dari bekerja dan mendapati pintu rumah terkunci dari dalam. Setelah tidak ada respon dari dalam rumah, IRD memutuskan masuk melalui jendela yang tidak terkunci,” kata Budi melalui keterangannya, Selasa (18/6/2024).
Saat masuk ke dalam rumah, IRD dikagetkan dengan kondisi anaknya yang sudah tidak mengenakan celana.

Heran dengan keadaan tersebut, IRD pun menanyakan alasan anak gadisnya tak berbusana. Lantas korban pun bercerita bahwa ia telah dicabuli oleh ayah tirinya.
“Korban menceritakan dengan takut bahwa ia telah menjadi korban pencabulan oleh ayah tirinya, MRS, yang saat itu berada di kamar mandi,” ungkap Budi.
Kepada istrinya, pelaku mengakui telah melakukan aksi bejatnya terhadap anak tirinya tersebut sebanyak lima kali.

“IRD segera melaporkan kejadian ini kepada keluarganya dan pihak kepolisian,” ujar Budi.
Menurut Budi, setiba petugas di kediaman korban, didapati MRS telah mendapati sejumlah luka pada tubuhnya karena diamuk massa.
“Korban dan tersangka kemudian dibawa ke Puskesmas Jasinga untuk mendapatkan perawatan medis. Polisi juga mengamankan barang bukti dan meminta keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian,” urainya.
Saat ini, lanjut Budi, MRS telah diamankan oleh pihak kepolisian di Mako Polres Bogor.
“Kasus ini masih sudah kami serahkan ke Unit PPA Sat Reskrim Polres Bogor dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya. (admin)

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *