Viral….3 Oknum Polisi Pungli Pengemudi Losbak

Comment
X
Share

POSKOTA.TV – Viral pengemudi losbak memberikan sejumlah uang kepada petugas kepolisian di jalan tol. Kejadian itu terekam kamera dashcamp mobil losbak itu.
Dalam video viral tampak pengemudi losbak tengah melintas di jalan tol dengan membawa barang.

Tiba-tiba saja pengemudi losbak itu diberhentikan tiga orang polisi yang berjaga di pintu keluar tol.”Bang, maaf ya jangan telat motongnya abangkuh,” kata salah satu anggota polisi.
“Oh iya,” kata si pengemudi.

Anggota polisi itu kemudian menanyakan surat-surat, mulai dari SIM hingga STNK ke pengemudi losbak.
Pengemudi sempat mengelak jika dirinya tidak menggunakan marka jalan. Namun polisi menyebut jika si pengemudi memotong jalan.
“Tapi saya gak ini pak, gak injak marka,” kata si pengemudi.

“Bukan masalah injak marka pak, kamu memotong, saya gak bilang injak marka,” kata anggota polisi itu.
Sambil mencari SIM dan STNK, tampak pengemudi mengambil sejumlah uang dari mobilnya itu.
Saat dimintakan STNK, si pengemudi tanpa basa basi langsung memberikan uang tersebut ke polisi. Polisi itu pun mengambil uang itu.

Setelah diberikan uang, pengemudi langsung dipersilahkan jalan.
“Mau ke mana Pak?,” kata si polisi.
“Itu ke Kelapa Gading,” kata pengemudi losbak sambil ancang-ancang jalan.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman membenarkan insiden pungli yang dilakukan anggotanya itu.
“Di sini tentunya saya meminta maaf kepada masyarakat daripada orang yang memang mengalami langsung dengan berkomunikasi di lapangan,” kata Latif kepada wartawan, Jumat 5 Juli 2024.

Adapun, Latif menerangkan bahwa insiden itu terjadi pada Kamis 4 Juli 2024 kemarin di KM 0700 Tol Halim mengarah ke Semanggi sekira pukul 10.00 WIB.
“Dilakukan oleh anggota kami, ini anggota kami ada tiga yang berada di tempat tersebut tetapi yang melakukan ini satu anggota,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan, anggotanya mengakui menyetop kendaraab losbak itu karena melanggar marka jalan.
“Sementara mereka menyebut alasan menyetop kendaraan itu yaitu melanggar marka,” ucapnya.
Latif menegaskan jika ketiga anggotanya itu dilakukan penindakan, meski pungli dilakukan oleh satu anggota.

“Tidak mengingatkan atau tidak saling mengingatkan sehingga tiga-tiganya tetap kami lakukan penindakan,” kata Latif.
“Pangkatnya Aipda itu sama Brigadir, inisialnya tiga-tiganya A bertugas di PJR Polda Metro Jaya dan itu semua akan kita proses dan kita serahkan kepada Propam,” tambahnya. (admin)

Read Also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *